Sebelum kita mempelajari manajemen data, ada baiknya kita mengenal sumber-sumber data itu sendiri, yaitu sebagai berikut :
1. Sumber Data Internal. Data internal organisasi adalah orang, produk, layanan, dan proses. Data ini biasanya berlokasi di basis data perusahaan dan biasanya dapat diakses melalui internet organisasi.
2. Data Personal. Pengguna SI atau karyawan perusahaan dapat mendokumentasikan keahliannya sendiri dengan menciptakan data personal. Data ini dapat berada di PC pengguna atau ditempatkan di basis data perusahaan atau basis data pengetahuan perusahaan.
3. Sumber Data Eksternal. Laporan pemerintah merupakan sumber utama dari data eksternal. Data tersedia di CD-ROM atau chip memori, di server internet, dalam bentuk film dan suara. Gambar, diagram, atlas, dan televisi juga merupakan sumber data eksternal. Namun, data eksternal harus diawasi dan didapatkan untuk memastikan bahwa data yang penting tidak terlewatkan.
Manajemen data adalah pengendalian otomatis terhadap data elektronik, gambar halaman, spreadsheet, dokumen pengolah kata, dan data rumit lainnya selama siklus hidupnya dalam organisasi. Manajemen data menawarkan beberapa keuntungan, yaitu memungkinkan organisasi untuk mendapatkan pengendalian yang lebih besar terhadap produksi, penyimpanan, dan distribusi data. Sistem manajemen data adalah sistem komputer yang mengidentifikasi, menyimpan, menelusuri, melacak, dan menyajikan informasi dalam format elektronik untuk para pengambil keputusan.
Mendeskripsikan Gudang Data
Gudang data (data warehouse) adalah tempat penyimpanan data historis yang berorientasi subjek, yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat diakses dalam aktivitas pemrosesan analitis. Karakteristik gudang data adalah sebgai berikut :
1. Organisasi. Data disusun menurut subjek, dan berisi informasi yang relevan untuk pendukung keputusan.
2. Konsistensi. Data di berbagai basis data operasional mungkin dikodekan secara berbeda-beda.
3. Variasi waktu. Data disimpan selama bertahun-tahun agar dapat digunakan untuk melihat kecenderungan, prakiraan, dan perbandingan sepanjang waktu.
4. Nonvolatil/stabil. Data tidak dapat diperbarui lagi setelah dimasukkan ke dalam data warehouse.
5. Multidimensi. Biasanya data warehouse menggunakan struktur multidimensi.
6. Berbasis Web. Saat ini, data warehouse didesain untuk menyediakan lingkungan komputasi yang efisien untuk aplikasi berbasis web.
Data Mart adalah gudang data kecil yang didesain untuk unit bisnis strategis atau departemen. Keuntungan dari data mart menakup: biaya rendah; waktu implementasi yang jauh lebih pendek; pengendalian lokal, sehingga kekuasaan ada pada kelompok yang menggunakan. Selain itu karena data mart berisi lebih sedikit informasi daripada gudang data, responsnya lebih cepat dan lebih mudah dipahami dan dinavigasi oleh gudang data keseluruhan perusahaan.
OLTP (Online Transasion Processing) adalah pengolaan data-data secara transasksional.
Contoh : - peminjaman bku di perpustakaan
- Data koleksi perpustakaan
- Dll
OLAP (Online Analytical Processing) menggambarkan pemrosesan analistis dari data “segera” setelah transaksi terjadi. Kekuatan OLAP adalah kemampuannya untuk menciptakan struktur bisnis ini dan menggabungkannya dengan cara tertentu sehingga pengguna dapat dengan cepat menjawab berbagai pertanyaan bisnis.
Data Mining adalah proses pencarian informasi bisnis yang bernilai di basis data yang besar, data warehose, atau data mart.
Aplikasi data mining sebagai berikut :
1. Ritel dan penjualan
2. Perbankan
3. Manufaktur dan produksi
4. Asuransi
5. Kepolisian
6. Perawatan kesehatan
7. Pemasaran
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta: Salemba Infotek,2006.
Selasa, 26 Oktober 2010
DataBase
Kumpulan terintegrasi dari elemen data yang secara logika saling berhubungan.
Sekelompok logis file-file yang saling berhubungan dan menyimpan data serta berbagai hubungan antar-file tersebut, dapat meniadakan berbagai masalah yang berkaitan dengan lingkungan file tradisional.
Jenis-jenis basis data
• Database Operasional
Data operasional menyimpan data terinci yng dibutuhkan untuk mendukung proses bisnis dan operasi dari suatu perusahaan. Database operasional juga disebut sebagai subject area database (SADB), database transaksi (transaction database) , dan database produksi (production database).
• Database Terdistribusi
Database terdistribusi (distributed database) ini dapat bertempat dalam server jaringan di World Wide Web, di intranet dan ekstranet perusahaan, atau di jaringan perusahaan lain.
• Database Eksternal
Akses ke informasi yang kaya dari database eksternal tersedia secara gratis dari berbagai layanankomersial online, dan dengan atau tanpa biaya dari banayk sumber di World Wide Web.
• Database Hipermedia
Sebuah situs Web menyimpan informasi dalam database hipermedia yang terdiri dari berbagai halaman hyperlink dari multimedia. Dengan kata lain, dari sudut pandang database, rangkaian dari berbagai halaman multimedia yang saling berhubungan dalam situs Web adalah database dari berbagai elemen halaman hypermedia yang saling berhubungan, bukan merupakan catatan data yang saling berhubungan.
Keuntungan Database
• Terkontrolnya kerangkapan data
• Terpeliharanya kekonsistenan data
• Data dapat dipakai bersama-sama
• Data dapat distandarisasikan
• Keamanan data dapat terjamin
• Integritas data terpelihara
• Data independence
Kerugian Database
• Penumpukan data
• Kurangnya Integrasi data
• Ketergantungan data
DBMS (Database Management Systems)
Database management system (DBMS) adalah software utama dalam pendekatan manajemen database, karena software tersebut mengendalikan pembuatan, pemeliharaan, dan penggunaan database organisasi dan pemakaian akhir. Paket DBMS seperti Ms. Access, Lotus Approach, atau Corel Paradox, memungkinkan untuk mempersiapkan dan mengelola database pada PC, server jaringan, atau World Wide Web.
Tiga fungsi dasar dari sistem manajemen database :
1) Untuk membuat database baru dan aplikasi database
2) Memelihara kualitas data dalam database organisasi
3) Menggunakan database organisasi untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pemakai akhir.
Hirarki Data
• Sistem Basis Data
• Basis Data
• File
• Record
• Field
• byte
• Bit
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta : Salemba Infotek,2006.
O’Brien A. James, Pengantarsistem Informasi,Jakarta : Salemba Empat,2005.
Sekelompok logis file-file yang saling berhubungan dan menyimpan data serta berbagai hubungan antar-file tersebut, dapat meniadakan berbagai masalah yang berkaitan dengan lingkungan file tradisional.
Jenis-jenis basis data
• Database Operasional
Data operasional menyimpan data terinci yng dibutuhkan untuk mendukung proses bisnis dan operasi dari suatu perusahaan. Database operasional juga disebut sebagai subject area database (SADB), database transaksi (transaction database) , dan database produksi (production database).
• Database Terdistribusi
Database terdistribusi (distributed database) ini dapat bertempat dalam server jaringan di World Wide Web, di intranet dan ekstranet perusahaan, atau di jaringan perusahaan lain.
• Database Eksternal
Akses ke informasi yang kaya dari database eksternal tersedia secara gratis dari berbagai layanankomersial online, dan dengan atau tanpa biaya dari banayk sumber di World Wide Web.
• Database Hipermedia
Sebuah situs Web menyimpan informasi dalam database hipermedia yang terdiri dari berbagai halaman hyperlink dari multimedia. Dengan kata lain, dari sudut pandang database, rangkaian dari berbagai halaman multimedia yang saling berhubungan dalam situs Web adalah database dari berbagai elemen halaman hypermedia yang saling berhubungan, bukan merupakan catatan data yang saling berhubungan.
Keuntungan Database
• Terkontrolnya kerangkapan data
• Terpeliharanya kekonsistenan data
• Data dapat dipakai bersama-sama
• Data dapat distandarisasikan
• Keamanan data dapat terjamin
• Integritas data terpelihara
• Data independence
Kerugian Database
• Penumpukan data
• Kurangnya Integrasi data
• Ketergantungan data
DBMS (Database Management Systems)
Database management system (DBMS) adalah software utama dalam pendekatan manajemen database, karena software tersebut mengendalikan pembuatan, pemeliharaan, dan penggunaan database organisasi dan pemakaian akhir. Paket DBMS seperti Ms. Access, Lotus Approach, atau Corel Paradox, memungkinkan untuk mempersiapkan dan mengelola database pada PC, server jaringan, atau World Wide Web.
Tiga fungsi dasar dari sistem manajemen database :
1) Untuk membuat database baru dan aplikasi database
2) Memelihara kualitas data dalam database organisasi
3) Menggunakan database organisasi untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pemakai akhir.
Hirarki Data
• Sistem Basis Data
• Basis Data
• File
• Record
• Field
• byte
• Bit
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta : Salemba Infotek,2006.
O’Brien A. James, Pengantarsistem Informasi,Jakarta : Salemba Empat,2005.
Communications and Networks
Komunikasi adalah proses antara 2 atau lebih manusia, komputer, atau sesuatu yang memungkinkan untuk berkomunikasi dengan menggunakan perantara sebagai alat bantu mengirim/menerima informasi.
Komunikasi dibagi 2, yaitu :
1. Komuniksi asingkron, komunikasi dimana pesan dikirim pada waktu tertentu dan diterima kemudian (contohnya,
e-mail).
2. komunikasi singkron, komunikasi dimana pesan dikirim dalam waktu tertentu dan diterima hampir secara bersamaan (contohnya telepon, pesan instan online).
Beberapa contoh manfaat teknologi komunikasi :
a. chatting, tempat pertemuan virtual dimana berbagai kelompok anggotanya masuk untuk “mengobrol” secara elektronik.
b. Telepon internet, penggunaan internet sebagai media transmisi untuk panggilantelepon.
c. Weblog (blog), situs web personal, terbuka untuk publik, dimana pemiliknya menyatakan perasaan dan pendapatnya.
d. E-mail, seperti halnya dengan chatting, tapi dalam e-mail penerima dapat melihat pesan yang dikirim sewaktu-waktu dan dapat melihat berulang-ulang pesan tersebut.
Jenis-jenis infrastruktur penting dari komputasi jaringan, yaitu :
Intranet, jaringan yang didesain untuk melayani kebutuhan informasi internal instituisi atau perusahaan, dengan menggunakan berbagai konsep dan alat internet. Intranet juga mendukung komunikasi dan kolaborasi. Jaringan ini sering terhubung dengan internet, hingga memungkinkan perusahaan melakukan berbagai macam aktivitas
e-commerce.
Intranet memiliki daya mengubah struktur dan prosedur organisasional serta membantu merekayasa ulang perusahaan. Intranet dapat diimplemantasikan dengan menggunakan berbagai jenis teknologi LAN yang berbeda, temasuk LAN nirkabel.
Ekstranet, sama dengan halnya intranet, ekstranet juga jaringan yang didesain untuk melayani informasi, tapi linkupnya lebih luas dari intranet. Ekstranet menghubungkan intrnet dari berbagai perusahaan yang berbea dan memungkinkan komunikasi aman antarmita bisnismelalui internet. Ekstranet menawarkan akses terbatas ke intranet berbagai perusahaan yang terlibat, serta ke komunikasi interoganisasional yang dibutuhkan, dengan menggunakan berbagai alat dari internet.
Jenis-jenis Jaringan Telekomunikasi
o WAN (Wide Area Network)
Jaringan telekomunikasi yang mencakup area geografis yang luas disebut jaringan area luas (WAN). Jaringan luas seperti ini telah menjadi kebutuhan untuk melakukan aktivitas sehari-hari dari banyak bisnis dan organisasi pemerintah serta pemakai akhir.
o LAN (Local Area Network)
Jaringan area lokal (LAN) menghubungkan komputer dan alat pemrosesan informasi lainnya pada area fisik yang terbatas. LAN menggunakan berbagai media telekomunikasi, seperti kabel telepon, kabel koaksial, atau bahkan radio nirkabel dan sistem inframerah untuk saling menghubungkan tempat kerja mikrokomputer dengan periferal komputer.
o VPN (Virtual Private Network)
Jaringan aman yang menggunakan internet sebagai tulang punggungnya, namun mengandalkan firewall, enkripsi, dan fitur pengaman lainnya untuk koneksi internet dan intranet, dan koneksi dengan perusahaan lainnya.
Perlu kita ketahui bahwa jaringan telekomunikasi juga bisa digunakan sebagai pembelajaran jarak jauh, yang sering disebut dengan e-learning. E-learning adalah pembelajaran yang didukung melalui web, dapat dilakukan di dalam kelas tradisional/biasa atau dalm kelas virtual. Saat ini e-learning sudah dikembangkan, salah satunya adalah distance learning, dimana para pengajar dan mahasiswa tidak bertemu secara langsung. Dalam pembelajaran distance learning sangat memudahkan pengajar dalam mengajar apabila berhalangan untuk hadir.
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta : Salemba Infotek,2006.
O’Brien A. James, Pengantarsistem Informasi,Jakarta : Salemba Empat,2005.
Komunikasi dibagi 2, yaitu :
1. Komuniksi asingkron, komunikasi dimana pesan dikirim pada waktu tertentu dan diterima kemudian (contohnya,
e-mail).
2. komunikasi singkron, komunikasi dimana pesan dikirim dalam waktu tertentu dan diterima hampir secara bersamaan (contohnya telepon, pesan instan online).
Beberapa contoh manfaat teknologi komunikasi :
a. chatting, tempat pertemuan virtual dimana berbagai kelompok anggotanya masuk untuk “mengobrol” secara elektronik.
b. Telepon internet, penggunaan internet sebagai media transmisi untuk panggilantelepon.
c. Weblog (blog), situs web personal, terbuka untuk publik, dimana pemiliknya menyatakan perasaan dan pendapatnya.
d. E-mail, seperti halnya dengan chatting, tapi dalam e-mail penerima dapat melihat pesan yang dikirim sewaktu-waktu dan dapat melihat berulang-ulang pesan tersebut.
Jenis-jenis infrastruktur penting dari komputasi jaringan, yaitu :
Intranet, jaringan yang didesain untuk melayani kebutuhan informasi internal instituisi atau perusahaan, dengan menggunakan berbagai konsep dan alat internet. Intranet juga mendukung komunikasi dan kolaborasi. Jaringan ini sering terhubung dengan internet, hingga memungkinkan perusahaan melakukan berbagai macam aktivitas
e-commerce.
Intranet memiliki daya mengubah struktur dan prosedur organisasional serta membantu merekayasa ulang perusahaan. Intranet dapat diimplemantasikan dengan menggunakan berbagai jenis teknologi LAN yang berbeda, temasuk LAN nirkabel.
Ekstranet, sama dengan halnya intranet, ekstranet juga jaringan yang didesain untuk melayani informasi, tapi linkupnya lebih luas dari intranet. Ekstranet menghubungkan intrnet dari berbagai perusahaan yang berbea dan memungkinkan komunikasi aman antarmita bisnismelalui internet. Ekstranet menawarkan akses terbatas ke intranet berbagai perusahaan yang terlibat, serta ke komunikasi interoganisasional yang dibutuhkan, dengan menggunakan berbagai alat dari internet.
Jenis-jenis Jaringan Telekomunikasi
o WAN (Wide Area Network)
Jaringan telekomunikasi yang mencakup area geografis yang luas disebut jaringan area luas (WAN). Jaringan luas seperti ini telah menjadi kebutuhan untuk melakukan aktivitas sehari-hari dari banyak bisnis dan organisasi pemerintah serta pemakai akhir.
o LAN (Local Area Network)
Jaringan area lokal (LAN) menghubungkan komputer dan alat pemrosesan informasi lainnya pada area fisik yang terbatas. LAN menggunakan berbagai media telekomunikasi, seperti kabel telepon, kabel koaksial, atau bahkan radio nirkabel dan sistem inframerah untuk saling menghubungkan tempat kerja mikrokomputer dengan periferal komputer.
o VPN (Virtual Private Network)
Jaringan aman yang menggunakan internet sebagai tulang punggungnya, namun mengandalkan firewall, enkripsi, dan fitur pengaman lainnya untuk koneksi internet dan intranet, dan koneksi dengan perusahaan lainnya.
Perlu kita ketahui bahwa jaringan telekomunikasi juga bisa digunakan sebagai pembelajaran jarak jauh, yang sering disebut dengan e-learning. E-learning adalah pembelajaran yang didukung melalui web, dapat dilakukan di dalam kelas tradisional/biasa atau dalm kelas virtual. Saat ini e-learning sudah dikembangkan, salah satunya adalah distance learning, dimana para pengajar dan mahasiswa tidak bertemu secara langsung. Dalam pembelajaran distance learning sangat memudahkan pengajar dalam mengajar apabila berhalangan untuk hadir.
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta : Salemba Infotek,2006.
O’Brien A. James, Pengantarsistem Informasi,Jakarta : Salemba Empat,2005.
Gambaran Umum Sistem Informasi dan Teknologi Informasi-3
Istilah teknologi informasi (TI) kadang membingungkan. Tapi secara umum teknologi informasi adalah kumpulan sumber daya informasi perusahaan, para penggunanya, serta manajemen yang menjalankannya; meliputi infrastruktur TI dan semua sitem informasi lainnya dalam perusahaan. Akan tetapi, biasanya istilah teknologi informasi digunakan dalam arti yang disamakan dengan sisitem informasi.
Sistem Informasi adalah proses menjalankan fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu. Kebanyakan SI dikomputerisasi.
Komponen-komponen dasar sistem informasi adalah.
1) Peranti keras (hardware)
adalah serangkaian peralatan seperti prosesor, monitor, keyboard dan printer.
Hardware dibagi menjadi 5 golongan :
1. Input Devices
2. Processing Devices
3. Output Devices
4. Storage Devices
5. Communication Devices
2) Peranti lunak (software) adalah sekumpulan program yang memungkinkan peranti keras untuk memproses data.
Software dibagi menjadi 3 golongan yaitu:
1. Sistem Operasi (Operating System) adalah program yang dibuat untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari sistem computer.
2. Bahasa Pemrograman (Programming Software) adalah Program yang digunakan untuk menerjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman ke dalam bahasa mesin agar dapat dikenal komputer
3. Aplikasi (Application Software) adalah Program yang digunakan untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu.
3) Manusia (Brainware) adalah Tenaga manusia yang mengatur proses dan yang mengoperasikan komputer
4) Basis Data (database) adalah sekumpulsn arsip (file), table, relasi dan lain-lainya yang saling berkaitan dan menyimpan data serta berbagai hubungan di antaranya.
5) Jaringan (network) adalah sistem koneksi (dengan kabel atau nirkabel) yang memungkinkan adanya berbagai sumber daya antarberbagai komputer yang berbeda.
Berikut ini adalah konsep dasar sistem informasi :
Data adalah penjelasan dasar atas segala sesuatu, peristiwa, aktivitas, dan transaksi yang dicatat, diklarifikasi, serta disimpan, tetapi tidak diatur untuk mengungkapkan makna tertentu.
Informasi adalah data yang telah diatur sehingga memiliki makna dan nilai bagi penerimanya.
Pengetahuan adalah data dan/ atau informasi yang telah diatur serta diproses untuk mengungkapkan pemahaman, pengalaman, akumulasi pembelajaran, serta keahlian ketika diterapkan pada suatu masalah atau aktivitas saat ini.
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta: Salemba Infotek,2006.
Sistem Informasi adalah proses menjalankan fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu. Kebanyakan SI dikomputerisasi.
Komponen-komponen dasar sistem informasi adalah.
1) Peranti keras (hardware)
adalah serangkaian peralatan seperti prosesor, monitor, keyboard dan printer.
Hardware dibagi menjadi 5 golongan :
1. Input Devices
2. Processing Devices
3. Output Devices
4. Storage Devices
5. Communication Devices
2) Peranti lunak (software) adalah sekumpulan program yang memungkinkan peranti keras untuk memproses data.
Software dibagi menjadi 3 golongan yaitu:
1. Sistem Operasi (Operating System) adalah program yang dibuat untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari sistem computer.
2. Bahasa Pemrograman (Programming Software) adalah Program yang digunakan untuk menerjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman ke dalam bahasa mesin agar dapat dikenal komputer
3. Aplikasi (Application Software) adalah Program yang digunakan untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu.
3) Manusia (Brainware) adalah Tenaga manusia yang mengatur proses dan yang mengoperasikan komputer
4) Basis Data (database) adalah sekumpulsn arsip (file), table, relasi dan lain-lainya yang saling berkaitan dan menyimpan data serta berbagai hubungan di antaranya.
5) Jaringan (network) adalah sistem koneksi (dengan kabel atau nirkabel) yang memungkinkan adanya berbagai sumber daya antarberbagai komputer yang berbeda.
Berikut ini adalah konsep dasar sistem informasi :
Data adalah penjelasan dasar atas segala sesuatu, peristiwa, aktivitas, dan transaksi yang dicatat, diklarifikasi, serta disimpan, tetapi tidak diatur untuk mengungkapkan makna tertentu.
Informasi adalah data yang telah diatur sehingga memiliki makna dan nilai bagi penerimanya.
Pengetahuan adalah data dan/ atau informasi yang telah diatur serta diproses untuk mengungkapkan pemahaman, pengalaman, akumulasi pembelajaran, serta keahlian ketika diterapkan pada suatu masalah atau aktivitas saat ini.
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta: Salemba Infotek,2006.
Program Perangkat Lunak
• Merupakan program yang diperlukan untuk menjalankan hardware computer.
Kelompok Perangkat Lunak
Peranti lunak sistem adalah serangkaian instruksi yang khususnya menjadi penghubung antara peranti keras komputer dan program aplikasi, dan dapat juga secara langsung dimanipulasi oleh pengguna yang memiliki pengetahuan mengenai hal ini. Peranti lunak sistem juga memfasilitasi pemrograman, pengujian, dan debugging program komputer. Program pengendalian sistem mengendalikan penggunaan peranti keras, peranti lunak, dan sumber daya dari sistem komputer. Program itu adalah sistem operasi. Sistem operasi mengawasi keseluruhan operasi komputer, termasuk memantau status komputer dan jadwal operasi, yang mencakup proses input dan output.
Beberapa sistem operasi menawarkan bentuk-bentuk manajemen program yang lebih canggih:
a) Multitasking : Manajemen dari dua atau lebih tugas, atau program, yang berjalan bersama pada sisitem komputer.
b) Multireading : Bentuk multitasking yang menjalankan berbagai tugas dalam satu aplikasi secara bersamaan.
c) Multiprocessing : Pemrosesan secara bersamaan untuk lebihdari satu program dengan menugaskannya pada banyak prosessor.
Tujuan OS :
1. menyediakan keadaan yang mana users dapat menjalankan program.
2. Untuk mengunakan hardware komputer secara efisien.
Jenis-jenis Sistem Operasi :
1. Pug-and-play
2. Linux
3. Java OS
Peranti Lunak aplikasi adalah rangkaian instruksi komputer yang menyediakan fungsionalitas yang lebih khusus dari pengguna. Peranti lunak aplikasi terdiri atas instruksi-instruksi yang mengarahkan sistem komputer untuk melaksanakan aktivitas pemrosesan informasi tertentu dan menyediakan fungsionalitas bagi pengguna.
Jenis-jenis peranti lunak aplikasi :
1. Peranti lunak aplikasi kepemilikan
Peranti lunak aplikasi kepemilikan memenuhi kebutuhan bisnis khusus atau unik dari suatu perusahaan. Peranti lunak jenis ini dapat dikembangkan di dalam perusahaan oleh staf sistem informasi atau melalui vendor peranti lunak. Program peranti lunak khusus yang dikembangkan untuk perusahaan tertentu oleh vendor disebut peranti lunak kontrak.
2. Peranti lunak aplikasi off-the self.
Peranti lunak ini dapat dibeli, dikontrak, atau disewa dari vendor yang mengembangkan dan menjualnya ke berbagai organisasi. Peranti lunak jenis ini dapat berupa paket standart atau dibuat sesuai kebutuhan. Program untuk tujuan khusus atau “paket” dapat disesuaikan untuk tujuan tertentu, seperti pengendalian persediaan atau penggajian. Kata paket (package) adalah istilah yang umum digunakan untuk program komputer (atau kelompok program komputer) yang telah dikembangkan oleh vendor dan tersedia untuk dibeli dalam bentuk yang sudah terpaket.
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta : Salemba Infotek,2006.
Kelompok Perangkat Lunak
Peranti lunak sistem adalah serangkaian instruksi yang khususnya menjadi penghubung antara peranti keras komputer dan program aplikasi, dan dapat juga secara langsung dimanipulasi oleh pengguna yang memiliki pengetahuan mengenai hal ini. Peranti lunak sistem juga memfasilitasi pemrograman, pengujian, dan debugging program komputer. Program pengendalian sistem mengendalikan penggunaan peranti keras, peranti lunak, dan sumber daya dari sistem komputer. Program itu adalah sistem operasi. Sistem operasi mengawasi keseluruhan operasi komputer, termasuk memantau status komputer dan jadwal operasi, yang mencakup proses input dan output.
Beberapa sistem operasi menawarkan bentuk-bentuk manajemen program yang lebih canggih:
a) Multitasking : Manajemen dari dua atau lebih tugas, atau program, yang berjalan bersama pada sisitem komputer.
b) Multireading : Bentuk multitasking yang menjalankan berbagai tugas dalam satu aplikasi secara bersamaan.
c) Multiprocessing : Pemrosesan secara bersamaan untuk lebihdari satu program dengan menugaskannya pada banyak prosessor.
Tujuan OS :
1. menyediakan keadaan yang mana users dapat menjalankan program.
2. Untuk mengunakan hardware komputer secara efisien.
Jenis-jenis Sistem Operasi :
1. Pug-and-play
2. Linux
3. Java OS
Peranti Lunak aplikasi adalah rangkaian instruksi komputer yang menyediakan fungsionalitas yang lebih khusus dari pengguna. Peranti lunak aplikasi terdiri atas instruksi-instruksi yang mengarahkan sistem komputer untuk melaksanakan aktivitas pemrosesan informasi tertentu dan menyediakan fungsionalitas bagi pengguna.
Jenis-jenis peranti lunak aplikasi :
1. Peranti lunak aplikasi kepemilikan
Peranti lunak aplikasi kepemilikan memenuhi kebutuhan bisnis khusus atau unik dari suatu perusahaan. Peranti lunak jenis ini dapat dikembangkan di dalam perusahaan oleh staf sistem informasi atau melalui vendor peranti lunak. Program peranti lunak khusus yang dikembangkan untuk perusahaan tertentu oleh vendor disebut peranti lunak kontrak.
2. Peranti lunak aplikasi off-the self.
Peranti lunak ini dapat dibeli, dikontrak, atau disewa dari vendor yang mengembangkan dan menjualnya ke berbagai organisasi. Peranti lunak jenis ini dapat berupa paket standart atau dibuat sesuai kebutuhan. Program untuk tujuan khusus atau “paket” dapat disesuaikan untuk tujuan tertentu, seperti pengendalian persediaan atau penggajian. Kata paket (package) adalah istilah yang umum digunakan untuk program komputer (atau kelompok program komputer) yang telah dikembangkan oleh vendor dan tersedia untuk dibeli dalam bentuk yang sudah terpaket.
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta : Salemba Infotek,2006.
KONSEP DASAR SISTEM KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI
Komputer berasal dari bahasa latin computare (to compute/to reckon) yang artinya menghitung.
Menurut Blissmer (1985), komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.
Sedangkan menurut Sanders (1985), komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori. Dan masih banyak lagi ahli yang mencoba mendefinisikan secara berbeda tentang komputer.
Komputer juga memiliki beberapa keunggulan, yaitu:
• Kecepatan
Memproses data yang banyak dalam waktu singkat.
• Kepercayaan
Dapat memproses sesuai data yang kita inginkan, tanpa menghilangkan ataupun menambahkan data yang ada kecuali input yang menambah.
• Konsistensi
Bebas kesalahan, dengan catatan input dan perintah kerjanya benar.
• Penyimpanan
Dapat menyimpan sejumlah data dalam jumlah yang sangat banyak dan dapat digunakan kembali kapanpun.
• Komunikasi
Dapat berkomunikasi lebih cepat tanpa harus bertatap muka secara langsung.
Contoh: Email, browsing, chatting, dll.
Komputer juga memiliki beberapa kerugian, diantaranya:
• Praktik hacking
• Resiko kesehatan
• Dampak terhadap lingkungan
• Merusak Komputer
• Pencurian di dunia maya
• Pembajakan software
• Berbagai isu privasi
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta : Salemba Infotek,2006.
O’Brien A. James, Pengantarsistem Informasi,Jakarta : Salemba Empat,2005.
Menurut Blissmer (1985), komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.
Sedangkan menurut Sanders (1985), komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori. Dan masih banyak lagi ahli yang mencoba mendefinisikan secara berbeda tentang komputer.
Komputer juga memiliki beberapa keunggulan, yaitu:
• Kecepatan
Memproses data yang banyak dalam waktu singkat.
• Kepercayaan
Dapat memproses sesuai data yang kita inginkan, tanpa menghilangkan ataupun menambahkan data yang ada kecuali input yang menambah.
• Konsistensi
Bebas kesalahan, dengan catatan input dan perintah kerjanya benar.
• Penyimpanan
Dapat menyimpan sejumlah data dalam jumlah yang sangat banyak dan dapat digunakan kembali kapanpun.
• Komunikasi
Dapat berkomunikasi lebih cepat tanpa harus bertatap muka secara langsung.
Contoh: Email, browsing, chatting, dll.
Komputer juga memiliki beberapa kerugian, diantaranya:
• Praktik hacking
• Resiko kesehatan
• Dampak terhadap lingkungan
• Merusak Komputer
• Pencurian di dunia maya
• Pembajakan software
• Berbagai isu privasi
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta : Salemba Infotek,2006.
O’Brien A. James, Pengantarsistem Informasi,Jakarta : Salemba Empat,2005.
Langganan:
Komentar (Atom)