Sebelum kita mempelajari manajemen data, ada baiknya kita mengenal sumber-sumber data itu sendiri, yaitu sebagai berikut :
1. Sumber Data Internal. Data internal organisasi adalah orang, produk, layanan, dan proses. Data ini biasanya berlokasi di basis data perusahaan dan biasanya dapat diakses melalui internet organisasi.
2. Data Personal. Pengguna SI atau karyawan perusahaan dapat mendokumentasikan keahliannya sendiri dengan menciptakan data personal. Data ini dapat berada di PC pengguna atau ditempatkan di basis data perusahaan atau basis data pengetahuan perusahaan.
3. Sumber Data Eksternal. Laporan pemerintah merupakan sumber utama dari data eksternal. Data tersedia di CD-ROM atau chip memori, di server internet, dalam bentuk film dan suara. Gambar, diagram, atlas, dan televisi juga merupakan sumber data eksternal. Namun, data eksternal harus diawasi dan didapatkan untuk memastikan bahwa data yang penting tidak terlewatkan.
Manajemen data adalah pengendalian otomatis terhadap data elektronik, gambar halaman, spreadsheet, dokumen pengolah kata, dan data rumit lainnya selama siklus hidupnya dalam organisasi. Manajemen data menawarkan beberapa keuntungan, yaitu memungkinkan organisasi untuk mendapatkan pengendalian yang lebih besar terhadap produksi, penyimpanan, dan distribusi data. Sistem manajemen data adalah sistem komputer yang mengidentifikasi, menyimpan, menelusuri, melacak, dan menyajikan informasi dalam format elektronik untuk para pengambil keputusan.
Mendeskripsikan Gudang Data
Gudang data (data warehouse) adalah tempat penyimpanan data historis yang berorientasi subjek, yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat diakses dalam aktivitas pemrosesan analitis. Karakteristik gudang data adalah sebgai berikut :
1. Organisasi. Data disusun menurut subjek, dan berisi informasi yang relevan untuk pendukung keputusan.
2. Konsistensi. Data di berbagai basis data operasional mungkin dikodekan secara berbeda-beda.
3. Variasi waktu. Data disimpan selama bertahun-tahun agar dapat digunakan untuk melihat kecenderungan, prakiraan, dan perbandingan sepanjang waktu.
4. Nonvolatil/stabil. Data tidak dapat diperbarui lagi setelah dimasukkan ke dalam data warehouse.
5. Multidimensi. Biasanya data warehouse menggunakan struktur multidimensi.
6. Berbasis Web. Saat ini, data warehouse didesain untuk menyediakan lingkungan komputasi yang efisien untuk aplikasi berbasis web.
Data Mart adalah gudang data kecil yang didesain untuk unit bisnis strategis atau departemen. Keuntungan dari data mart menakup: biaya rendah; waktu implementasi yang jauh lebih pendek; pengendalian lokal, sehingga kekuasaan ada pada kelompok yang menggunakan. Selain itu karena data mart berisi lebih sedikit informasi daripada gudang data, responsnya lebih cepat dan lebih mudah dipahami dan dinavigasi oleh gudang data keseluruhan perusahaan.
OLTP (Online Transasion Processing) adalah pengolaan data-data secara transasksional.
Contoh : - peminjaman bku di perpustakaan
- Data koleksi perpustakaan
- Dll
OLAP (Online Analytical Processing) menggambarkan pemrosesan analistis dari data “segera” setelah transaksi terjadi. Kekuatan OLAP adalah kemampuannya untuk menciptakan struktur bisnis ini dan menggabungkannya dengan cara tertentu sehingga pengguna dapat dengan cepat menjawab berbagai pertanyaan bisnis.
Data Mining adalah proses pencarian informasi bisnis yang bernilai di basis data yang besar, data warehose, atau data mart.
Aplikasi data mining sebagai berikut :
1. Ritel dan penjualan
2. Perbankan
3. Manufaktur dan produksi
4. Asuransi
5. Kepolisian
6. Perawatan kesehatan
7. Pemasaran
Sumber : Turban Efraim, Rainer R. Kelly Jr., Potter Richard E., Pengantar Teknologi Informasi, Jakarta: Salemba Infotek,2006.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar